Kesalahan Joko Susilo

Posted by Bani Biasa | Posted in Idiot Opinion | Posted on 19-07-2009

15

Kontes SEO emang nggak ada abisnya. Kalau dulu beken banget kontes SEO kampanye damai pemilu Indonesia 2009, sekarang kayaknya kontes SEO stop dreaming start action yang lagi digeluti para blogger Indonesia. Yup, kontes SEO ini diadakan oleh orang paling terkenal di banner iklan, Joko Susilo. Pak Joko ini menawarkan hadiah yang sangat menggiurkan buat pemenangnya. Terang aja banyak yang mau ikut. Gue juga mau awalnya.

Kalau menelaah keyword kontes SEO Joko Susilo yang dipake, ’stop dreaming start action’ atau kalau ditranslate kurang lebih jadi ‘berhenti bermimpi memulai aksi’. Hmm, mungkin tujuan Pak Joko ini adalah menyinggung sekaligus memotivasi orang-orang yang bilang dia penipu. Buat yang pernah liat thread-nya dia di Kaskus, wah, hot banget deh kritikannya. Mungkin kalau diliat di halaman menggiurkan formula bisnis Pak Joko ada testimonial orang-orang berhasil, terus sisanya mana? Gagal? Mungkin.

Di thread Kaskusnya itu Pak Joko (intinya ya) bilang buat orang-orang yang merasa gagal, kalau mereka harus lebih berusaha. Sedangkan orang-orang yang merasa ditipu bilang kalau formula bisnisnya tuh nggak segampang yang diiming-imingi di halaman awalnya. Sebenernya susah enggaknya tuh kan tergantung orangnya, ahli apa nggak dalam bidang itu. Di sini, gue nggak mau bilang Joko Susilo penipu atau apa, cuma walaupun dalam beriklan metode yang menggiurkan itu perlu, jangan terlalu menggampangkan ‘kata-kata’.

Jika Anda Bisa Mengetik dan Mengakses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang Melimpah dari Internet… Hanya Jika Anda Tahu Caranya!

Kurang lebih gitu tulisannya. Gampang? Yaiyalah, kalau ngetik sama ngeakses internet sih anak TK juga bisa (serius loh!). Buat orang yang kurang pengalaman mungkin bakal bilang gini:

Wah, asik tuh. Gue bisa kaya mendadak!

Dan waktu abis dia beli, ternyata nggak segampang yang dikira dan marah-marah ke Joko Susilo. Akhirnya reputasi Pak Joko juga yang jatoh gara-gara dibilang penipu.

Sesuatu yang nggak gue suka adalah, kenapa juga dia ngumbar-ngumbar kata-kata stop dreaming start action kalau yang ditampilkan di halaman formula bisnisnya tuh emang bikin orang mimpi? Mau uang banyak, siapa sih yang nggak mau? Mimpi dapet uang banyak? Itulah manusia. Kalau emang lebih banyak orang yang gagal daripada berhasil, namanya formula gagal. Mungkin lebih baik yang ditaro di halaman formula bisnis tuh bukan hasil dari orang-orang yang berhasil yang bikin mimpi, tapi perjuangannya yang emang memotivasi.

Gue juga jurang sreg sama kata-kata ’stop dreaming start action’, terutama dua kata awalnya. Seperti yang ditulis diatas, ’stop dreaming’ artinya berhenti bermimpi. Emang apa salahnya bermimpi? Kalau kita liat di lirik lagu laskar pelangi-nya Nidji, mimpi itu kunci menaklukan dunia. Aksi tanpa mimpi artinya nggak ada tujuan kan? Mungkin lebih tepat jadi ‘keep dreaming start action’ atau ‘keep dreaming keep action’. Bukan sama sekali berhenti bermimpi alias stop dreaming. However, ini cuma pendapat gue aja.

Indonesial Vs. Malaysial Vs. Bani Biasial

Posted by Bani Biasa | Posted in Idiot Opinion | Posted on 07-06-2009

25

Satu lagi dari seorang blogger dari Malaysia, Indonesial bikin kontroversi. Nggak jelas siapa yang bikin ini blog, entah malu gara-gara takut eksis apa emang takut gue kentutin. Setelah gue baca beberapa postingnya, gue bisa simpulkan inti dari blog ini, ‘jeleknya Indonesia dan bagusnya Malaysia’. Semua diungkit, mulai dari utang negara kita sampai blog gue batik pun dibahas.


Menurut pesan dari adminnya, blog ini pengunjungnya hampir 2500 orang per hari, shit! Blog gue aja yang udah 4 bulanan belom pernah sampai segitu. Kalo gue adminnya, gue bakal langsung daftarin ke semua broker paid review. Buat orang yang nge-flag blog ini dibilangnya penakut. Nah loh, lebih pengecut siapa orang yang nge-flag daripada orang yang ngumpet?
Lagi, di salah satu postingnya ditulis ‘7 kebodohan Indon’. Yang pertama, rakyatnya nggak bermoral (suka kencing sembarangan, dll). Yang kedua, uang adalah segalanya di Indon (korupsi bro). Yang ketiga, pemerintah gila harta (mungkin). Yang keempat, yang kaya terus kaya, yang miskin terus miskin (yang bego terus bego). Yang kelima, pinter komputer tapi bodoh (suka ngehack, yang ini mungkin dia malu kalah sama orang Indon). Yang keenam, masalah penerbangan (sering kecelakaan). Dan yang ke tujuh, rakyatnya berpikir seperti lembu (maksudnya bego kali ya).
Gue nggak mau komentar apa-apa. Blog ini soalnya subjektif banget, manusia kan cuma punya dua mata, tapi cuma satu hati. Blog-blog dari Indonesia dalam rangka perlawanan ke Malaysia juga udah lama ada, jadi emang dua-duanya nggak mau kalah. Buat blogger-blogger penghina kayak gitu (baik dari Indonesia atau Malaysia), apa kalian yakin, negara kalian masing-masing bakal belain kalian? Pastinya enggak. Mereka cuma mikirin diri mereka sendiri, negara bahkan nggak suka sama mereka. Cuma bisa ngebangga-banggain negara, bisa nggak negara ngebanggain mereka?
Buat selengkapnya baca sendiri deh, ada banyak kok artikelnya. Cuma mendingan jangan komentar ato kirim email ke dia, bentar lagi juga ilang.

5 Paham Berbahaya

Posted by Bani Biasa | Posted in Idiot Opinion | Posted on 22-03-2009

7

Haha, jujur deh gue lagi nggak ada ide buat nge-post. Akhir-akhir ini aja gue sering co-pas (copy paste) terus. Dan sekarang gue nggak punya tulisan yang enak buat dico-pas. Okelah, terserah pembaca mau baca apa nggak, yang penting keep enjoying this blog, okay?
Salah satu tanda kiamat sudah dekat adalah munculnya paham-paham sesat yang menyimpang. Sekarang ini kalau nggak hati-hati kita bisa aja terjerumus ke paham-paham sesat tersebut. Dan dari hasil mengorek-ngorek google dan hidung gue, akhirnya gue bisa menemukan 5 paham berbahaya saat ini.

1. Lebaisme
Ciri-ciri:
1. Muka ekspresif. Mata suka kedip-kedip, hidung kembang kempis, mulut monyong, jerawat pecah.
2. Tangan suka gerak-gerak. Nggak afdol kalau nggak gerakin tangan
3. Kaki suka jingkrak-jingkrak. Kayak kuda.
4. Overacting.
Ikon: Fitri Tropica.

2. Narsisme
Ciri-ciri:
1. Suka ngaca.
2. Suka foto-foto. Seneng kalau fotonya diliat orang.
3. Bangga dengan wajah atau fisiknya.
4. Wajahnya harus selalu pas.
Ikon: Capres, cawapres dan caleg.

3. Lemotisme
Ciri-ciri:
1. Otak pentium -1. Lama banget loadingnya.
2. Cuma ‘ngeh’ sama kata-kata yang mudah dicerna.
3. Nggak suka hal-hal rumit.
4. Bikin kesel.
Ikon: Oneng.

4. Gokilisme
Ciri-ciri:
1. Suka hal-hal baru yang ekstrim.
2. Berani melakukan sesuatu di luar akal sehat.
3. Nggak tangung-tanggung kalo ngerjain orang.
4. Cepet bosan.
Ikon: Dukun santet.

5. Cintalaurisme
Ciri-ciri:
1. Bibir monyong. Ditusuk kempes.
2. Ngomong kayak bule, padahal lahir di Papua.
3. Kosakata Indonesianya sedikit, jadi dicampur pake bahasa Inggris.
4. Punya slogan tersendiri: Uda uchan, nggak ada ochek, bechek.
Ikon: Cinta Laura.

Pokoknya kalau ketemu orang dengan ciri-ciri di atas, harap hati-hati karena bisa tertular. Atau kalau anda merasa telah terjerumus ke dalamnya, harap hubungi dokter. Atau kalau dokternya telah terjerumus ke dalamnya juga, harap hubungi orang tua dokter. Atau kalau orang tua dokter…

Orang-Orang Bogor yang Paling Terkenal

Posted by Bani Biasa | Posted in Idiot Opinion | Posted on 28-02-2009

5

Kota Bogor meskipun terbilang kecil tetapi punya penduduk yang cukup banyak. Bisa dilihat setiap pagi dihari-hari sibuk di pusat kota yang selalu macet. Gue sebagai pelajar di sekolah pusat kota, setiap pagi juga selalu ngerasain betapa macetnya kota Bogor. Udah mah gue bangun sering telat, ditambah macet lagi.Diantara segitu banyak masyarakat kota Bogor, gue bakal sebutin siapa aja orang-orang yang paling sering gue temuin selama sembilan tahun tinggal di sini.
1. Supir Angkot
Tiada hari tanpa angkot tuh ternyata cocok banget buat kota Bogor dan penghuninya. Saking banyaknya, kota Bogor juga disebut kota sejuta angkot. Yang pasti supir angkot juga nggak kalah banyak, sangat beragam. Mulai dari anak SMP sampai kakek-kakek ada loh! Juga mungkin karena persaingan angkot di Bogor sangat ketat, banyak pemilik angkot yang memodifikasi angkotnya sedemikian rupa, mulai dari musik dengan speaker gede sampai ada TV-nya.

2. Pengemis
Nggak ada yang aneh sama pengemis, cuma menurut gue pengemis di Bogor tuh udah kayak warisan. Yang tua meninggal, anaknya ngelanjutin. Gue sendiri udah liat banyak banget pengemis dari berbagai kalangan. Yang dulu anak-anak bau kencur, sekarang bau ketek. Kakek-kakek yang dulu produktif ngemis, sekarang udah nggak keliatan. Bisa nggak ya mereka ubah hidup mereka?

3. Pengamen
Pengamen di Bogor tuh nggak kalah up to date sama radio. Lagu-lagu yang baru muncul pasti deh bisa dinyanyiin. Dengan suara yang maksa mereka nyanyi dan nggak peduli ngeganggu orang apa nggak. Cuma satu pikiran orang yang ngedengerin pengamen nyanyi, “Sial gue lupa bawa headset.”

4. Orang Gila
Dulu tuh orang gila di Bogor bisa dibilang jarang. Tapi entah sejak kapan tiba-tiba jadi banyak banget bermunculan. Mungkin ada oknum-oknum tertentu yang ‘membuang’ orang gila sembarangan. Di sekolah gue juga ada orang gila yang langganan dateng. Seorang ibu yang suka minta uang 1000 ke anak-anak. Kita manggilnya Mami Seceng (seceng: seribu). Orang gila jenis lainnya adalah, orang yang berdiri di tempat umum dan bicara sendirian seakan ada orang didepannya. Na’udzubillahiminzalik.
5. Pencopet
Pencopet yang gue bahas di sini terutama pencopet handphone alias hp. Sejauh yang gue tau, kostum pencopet hp tuh biasanya ada dua atau tiga orang berpakaian resmi (mungkin biar disangka nggak mencurigakan, tapi percaya sama gue, dandanan mereka lebay). Ada dua trik yang paling tren dipake saat ini, yang pertama adalah pura-pura jadi tukang pijit. Ya, korban biasanya dipijit pahanya sampai hp di kantong keluar. Terus si pencopet yang lain turun. Waktu si korban sadar hpnya ilang, si pencopet tukang pijit bilang kalo orang yang tadi turun pencopet dan suruh si korba ngejar. Akhirnya korban turun dan penmcopet pun menang.
Cara kedua adalah muntah atau batuk. Pencopet pertama muntah atau batuk, terus si korban merasa jijik dan pikirannya teralihkan sama itu muntah atau orang yang batuk. Si pencopet kedua (yang biasanya ada di sebelah korban) ngambil hpnya id tas deh.
6. Penjual DVD Bajakan
Nggak beda sama pengamen, penjual DVD bajakan juga up to date sama dunia perfilman. Yang parah adalah, nggak cuma film bioskop yang dijual di sini tapi juga film biru. Gue pernah ngeliat polisi di tempat penjual, gue kira dia ngerazia film bokep, taunya dia mau beli. Menurut informasi yang gue denger juga, polisi tuh dibayar sama penjual seminggu sekali, kalau nggak penjual bakal dirazia.

Tarif Internet Turun Bulan April

Posted by Bani Biasa | Posted in Idiot Opinion | Posted on 27-02-2009

1

What a news!! Tarif intenet turun bulan April. Menurut berita yang baru-baru ini gue baca, Menkominfo bakal mengumpulkan seluruh pihak yang terlibat (mungkin termasuk provider) untuk menentukan berapa persen turunnya tarif. Apa tujuannya? Katanya sih biar internet tuh bisa sampai ke daerah-daerah terpencil yang nggak mampu untuk ngenet.
Haha, apapun kalau bisa membuat tarif internet pasti gue dukung, asal kualitas jangan ikut berkurang aja. Kalau bisa sih internet sekalian gratis, jadi bisa ngenet sepuasnya. Di Indonesia sendiri menurut gue internet masih cenderung dipakai orang kalangan menengah kesamping keatas aja, nggak keseluruhan.
Meskipun sedikit, yang penting makin murah. Berita ini tentu sangat menyenangkan buat para penggila internet, termasuk gue. Dan sebagai pengguana speedy, gue berharap tarifnya juga berkurang. Awas aja kalau nggak!!

Aksi Sama Dengan Reaksi

Posted by Bani Biasa | Posted in Idiot Opinion | Posted on 24-02-2009

4

Kalau lihat dari judulnya, pasti deh kita teringat sama Hukum III kakek gue Newton mengenai gaya pada benda diam. Inti dari hukum ini adalah, bila suatu benda memberikan gaya pada benda lain, maka benda lain itu akan memberikan gaya yang sama (yaah, gitu deh) sehingga benda diam. Misalnya kita dorong dinding rumah (mungkin sebaiknya nggak usah dipraktekin, jadi kayak orang gila), kan dinding itu nggak kegeser sama sekali, soalnya dinding itu juga memberikan gaya yang sama pada kita.
Menurut gue hidup juga harusnya begitu. Aksi sama dengan reaksi. Apa yang kita berikan itulah apa yang kita dapatkan (karma). Nggak peduli itu baik atau buruk. Kalau kita memberi, pastilah kita diberi. Semua agama juga gue kira juga gue kira mengajarkan itu, karena ini merupakan keseimbangan dalam hidup.
Tapi apa jadinya kalau aksi tidak sama dengan reaksi atau sebaliknya, itulah ketidakseimbangan. Contoh kecilnya misalnya ada anak diberi uang jajan 100 rupiah (dikit amat), tapi dia setiap hari jajan 1000, kan jadi aneh. Dunia ini juga lama kelamaan nggak seimbang, makin ancur. Kita seharusnya tahu bagaimana kita bersikap.

Sisitipi

Posted by Bani Biasa | Posted in Idiot Opinion | Posted on 09-02-2009

4

Mungkin malu dengan kualitas yang nggak se-internasional namanya, sekolah gue pasang CCTV sejak liburan kemarin. Pemasangan CCTV ini katanya biar nggak ada yang melakukan kegiatan-kegiatan menyimpang di kelas. Misalnya merokok, mencuri, mencuci dan mencontek. Semua orang pun menyambut gembira kedatangan fasilitas baru tersebut.
CCTV ini dipasang di kelas-kelas internasional di pojok kanan atas. Dikarenakan kameranya yang kurang besar kecil banget, ada bagian-bagian yang nggak terdeteksi sama kamera itu. Malah pernah kameranya disangka rusak gara-gara ada yang jahil mencoret-coret kacanya pakai spidol hitam.
And the reality, nggak ngefek! Nyontek terus jalan. Gue dengan santainya mencontek dan nggak ketahuan. Padahal tempat duduk gue kelihatan jelas sama CCTV. Saran gue sih, harusnya CCTV tuh muter-muter di tengah kelas, jadi semuanya keliatan. Sekalian yang monitorin jadi pusing.

Kiri, Bang!

Posted by Bani Biasa | Posted in Idiot Opinion | Posted on 24-01-2009

8

Menurut berita yang gue baca, beberapa hari yang lalu Pak SBY menelpon walikota Bogor, Pak Diani. Iya, jadi mereka tuh kangen-kangenan dan curhat-curhatan di sana, nggak lah! Pak SBY membicarakan masalah ongkos angkutan umum yang harusnya bisa diturunkan seiring penurunan harga BBM. Bagi gue yang merupakan seorang pelajar yang hidupnya bergantung pada angkot, itu merupakan beritya gembira.
Kenaikan BBM sebelumnya memaksa pelajar SMA membayar dua kali lipat dari sebelumnya (1000 jadi 2000). Dan kayaknya di penurunan BBM kali ini turunnya cuma turun 500, turunnya sedikit sih (masih untung diturunin). Senggaknya gue bisa beli aqua air mineral gelas lebih setiap hari.
Apakah penurunan BBM ini baik atau buruk buat APBN? Apakah penurunan BBM ini cuma akal-akalan Pak SBY biar terpilih lagi jadi presiden? Apakah gue bakal jadi presiden? Nggak tahu deh. Yang penting kita harus bisa memanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan terlalu boros, sisakan buat anak cucu kita.

Israel dan Dunia Keterlaluan

Posted by Bani Biasa | Posted in Idiot Opinion | Posted on 14-01-2009

4

Pagi tadi gue datang terlambat ke kelas, untungnya guru belum datang. Kelas gue lagi nonton sesuatu. Bukan film, sebuah presentasi dari format Power Point. Nggak jelas judulnya, tapi yang pasti menunjukkan betapa kejamnya Israel dan menderitanya rakyat Palestina.
Pertama gue lihat presentasinya adalah mayat seseorang yang sudah benar-benar gosong. Gue kira pertama kali ini film mumi. Anak-anak ceweknya pada teriak. Dilanjutkan dengan gambar-gambar orang dengan bagian tubuh yang meleleh. Ada anak-anak dengan perut robek dan keluar bagian-bagaian dalamnya. Jangan dikira bagian-bagian itu masih utuh berupa usus, hati dan sebagainya. Semuanya MELELEH.
Menurut berita yang terakhir gue baca, korban di pihak palestina sudah melebihi 900 juta jiwa. Sedangkan di pihak Israel 10 tentara dan 13 warga tewas. Gila! Setengahnya saja nggak. Di antara 900 jiwa itu ada banyak anak kecil yang nggak ada hubungannya sama sekali. Terus kita gimana? Mungkin perang adalah jalan terakhir kalau tidak ada jalan lain yang ampuh.

Jam Empat Sore

Posted by Bani Biasa | Posted in Idiot Opinion | Posted on 11-01-2009

0

Gue turut berduka cita buat murid-murid di Jakarta yang masuk sekolah jam 6.30, tepat di saat gue sarapan. Sebenarnya gue punya ide yang sekiranya lebih gila efektif: murid SD masuk jam 5, SMP masuk jam 6 dan SMA masuk jam 7. Jadi kita bisa melihat indahnya dunia anak-anak di jam-jam awal.
Sudahlah, Jakarta memang macetnya nggak ketolongan. Di Bogor sendiri macet sudah jadi pemandangan yang bersahabat setiap pagi. Terutama kendaraan yang mendukung penghijauan, angkot. Ditambah motor yang kadang-kadang susul menyusul. Entah kebijakan apa yang bakal diambil pemerintah, semoga nggak berhubungan sama jam masuk sekolah.
Di saat mereka harus belajar di saat ngantuk, gue dan seluruh murid SMAN 1 Bogor harus belajar di saat suntuk. Awalnya dari murid-murid sendiri yang ingin meliburkan KBM di hari Sabtu. Pihak sekolah mendengar dan mengabulkan dengan konsekuensi pulang jam 4 sore setiap Senin sampai Kamis. Selamat tinggal tidur siang menjelang sore.